Manfaatkan Momentum AI, Intel Berencana Jual Saham Rp266 Triliun
News
11 August 2026 10:20

Ian King–Bloomberg News
Bloomberg, Raksasa teknologi dan produsen chip asal Amerika Serikat, Intel Corp., menawarkan saham baru senilai US$15 miliar (setara Rp266,32 triliun) dalam apa yang menjadi penawaran saham publik pertamanya sejak produsen chip tersebut go public pada tahun 1971. Langkah Intel sebagai upaya untuk memperluas kebangkitan perusahaannya dan memanfaatkan booming kecerdasan buatan (AI).
“Penawaran ini dimaksudkan untuk semakin memungkinkan Intel mengejar peluang pertumbuhan di masa depan,” kata perusahaan tersebut dalam sebuah pernyataan.
Dana tersebut — yang dialokasikan untuk keperluan korporasi umum — dimaksudkan untuk membantu Intel menjangkau pasar baru, seperti penerapan AI di dunia nyata dan chip khusus.
Saham Intel dilaporkan turun 4,1% dalam perdagangan di New York menjadi US$97,52 pada Senin waktu AS usai pengumuman tersebut. Investor existing umumnya tidak menyukai penawaran saham baru karena transaksi tersebut akan mengencerkan kepemilikan mereka.































