Logo Bloomberg Technoz

Menag: Masjid Istiqlal Jadi Masjid Pertama yang Masuk BEI

Dinda Decembria
09 August 2026 15:30

Presiden Jokowi (keempat kanan depan) melaksanakan Salat Idul Fitri di Masjid Istiqlal, Rabu (10/4/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Presiden Jokowi (keempat kanan depan) melaksanakan Salat Idul Fitri di Masjid Istiqlal, Rabu (10/4/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar menyebut Masjid Istiqlal menjadi masjid pertama yang masuk ke ekosistem Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui pengelolaan wakaf tunai secara produktif. Kerja sama tersebut diarahkan untuk mendorong pemberdayaan ekonomi umat.

“Pertama kali masjid yang masuk Bursa Efek adalah Masjid Istiqlal. Wakaf tunai yang kami kumpulkan bekerja sama dengan Bursa Efek sehingga ada pemberdayaan ekonomi umat,” ujar Nasaruddin kepada wartawan di Jakarta, dikutip Minggu (9/8/2026).

Nasaruddin menjelaskan bahwa dana tersebut tidak ditempatkan dengan skema deposito, melainkan dikelola sebagai wakaf produktif. Sebagian keuntungan dari pengelolaan investasi tersebut kemudian dikembalikan kepada umat melalui berbagai program yang dijalankan Masjid Istiqlal.


“Kita tidak menggunakan istilah deposito, tetapi wakaf produktif. Sebagian keuntungan dari saham itu dikembalikan kepada umat melalui berbagai program Masjid Istiqlal. Inilah yang kami paralelkan dengan Bursa Efek,” jelasnya.

Menurut Nasaruddin, pengembangan wakaf produktif tersebut juga diarahkan untuk memperkuat kegiatan ekonomi masyarakat.