Logo Bloomberg Technoz

Menhub Soal Isu Impor KRL Jepang: KAI Belum Ajukan

Ibnu Affan
24 September 2026 20:40

Calon penumpang menunggu keberangkatan KRL di Stasiun Karet, Jakarta, Senin (31/8/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Calon penumpang menunggu keberangkatan KRL di Stasiun Karet, Jakarta, Senin (31/8/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Perhubungan Dudy Purwaghandy mengklaim, belum mengetahui dan mendapat laporan dari PT Kereta Api Indonesia (KAI) soal rencana impor kereta rel listrik (KRL) bekas dari Jepang.

Rencana ini sebelumnya diajukan oleh KAI dan telah mendapat persetujuan oleh Komisi VI DPR untuk memenuhi kebutuhan dan solusi sementara sarana perkeretaapian dalam negeri, khususnya Jabodetabek.

"KAI belum ngajuin ke saya," jawab singkat Dudy kepada wartawan di Gedung Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (24/9/2026).


Dia enggan memberikan jawaban lebih lanjut ihwal rencana tersebut. Dari sisi teknis, mekanisme importasi, kata dia, berada dalam tanggungjawab Kementerian Perdagangan.

Dia juga mengamini titah Presiden Prabowo Subianto yang pernah meminta untuk mengutamakan dan produksi di dalam negeri. "Tentu apa yang menjadi harapan Presiden harus kita laksanakan," kata Dudy.