Ramai Sorotan Wakaf Masjid Istiqlal Ditempatkan di Saham
Redaksi
11 August 2026 08:00

Bloomberg Technoz, Jakarta - Sebagian masyarakat belakangan menyoroti penempatan wakaf Masjid Istiqlal ke dalam instrumen saham. Mereka menilai keputusan investasi penempatan dana umat itu berisiko tinggi.
Ramai sorotan publik itu datang setelah Menteri Agama Nasaruddin Umar membanggakan penempatan wakaf Masjid Istiqlal ke bursa efek.
Menurut Nasaruddin, Masjid Istiqlal menjadi masjid pertama yang masuk ke ekosistem Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui pengelolaan wakaf tunai secara produktif.
“Pertama kali masjid yang masuk Bursa Efek adalah Masjid Istiqlal. Wakaf tunai yang kami kumpulkan bekerja sama dengan Bursa Efek sehingga ada pemberdayaan ekonomi umat,” ujar Nasaruddin kepada wartawan di Jakarta pekan lalu.
Nasaruddin menjelaskan bahwa dana tersebut tidak ditempatkan dengan skema deposito, melainkan dikelola sebagai wakaf produktif. Sebagian keuntungan dari pengelolaan investasi tersebut kemudian dikembalikan kepada umat melalui berbagai program yang dijalankan Masjid Istiqlal.





























