Logo Bloomberg Technoz

Bahlil Respons PHK Smelter Nikel GNI: Dampak Induk Usaha di China

Sabrina Mulia Rhamadanty
04 August 2026 10:00

Gedung PT Gunbuster Nickel Industry./dok. GNI
Gedung PT Gunbuster Nickel Industry./dok. GNI

Bloomberg Technoz, Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan rencana pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sekitar 1.900 karyawan PT Gunbuster Nickel Industry (GNI) murni merupakan dampak aksi korporasi dari induk perusahaan mereka di China.

"Ya, itu kan aksi korporasi. Ya, aksi korporasi," kata Bahlil saat ditemui awak media di Kantor Kementerian ESDM, Senin (3/8/2026).

Bahlil juga menambahkan PT GNI—yang mengoperasikan pabrik pengolahan (smelter) nikel di Kabupaten Morowali Utara, Provinsi Sulawesi Tengah — memiliki izin usaha industri (IUI) di bawah pembinaan Kementerian Perindustrian (Kemenperin).


"Hal itu silakan ditanyakan kepada kementerian lain yang memiliki kewenangan mutlak," ujarnya.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia di kompleks Istana Kepresidenan, Kamis (16/4/2026). (Bloomberg Technoz/Azura)

Hal Lumrah