Smelter Nikel Eksisting Minta Cuma Pasok LTJ, Tak Diwajibkan Olah
Azura Yumna Ramadani Purnama
31 July 2026 12:15

Bloomberg Technoz, Jakarta – Forum Industri Nikel Indonesia (FINI) menyarankan terdapat dua opsi yang dapat dipilih perusahaan smelter nikel eksisting dalam mengembangkan logam tanah jarang (LTJ), yakni sebagai pemasok bahan baku dan sebagai pemroses LTJ.
Ketua Umum FINI Arif Perdana Kusumah menilai perusahaan smelter perlu diberikan dua pilihan tersebut, dalam menjalankan pengembangan LTJ.
Dia menilai smelter eksisting bisa saja hanya memasok bahan baku atau residu LTJ untuk diolah pada industri lanjutan.
Selain itu, smelter nikel yang sudah terbangun tersebut bisa saja mulai didorong secara perlahan untuk melakukan pengembangan LTJ ke tahap yang lebih hilir, dengan catatan sudah terdapat kajian dan memiliki nilai keekonomian yang menarik.
“Industri nikel yang saat ini telah beroperasi dapat diberikan sejumlah pilihan peran. Smelter, misalnya, dapat berfungsi sebagai penyedia bahan baku atau residu awal dengan skema recovery dan insentif yang wajar. Smelter juga dapat didorong untuk melakukan pengembangan ke tahap yang lebih hilir,” kata Arif kepada Bloomberg Technoz, dikutip Jumat (31/7/2026).































