Logo Bloomberg Technoz

Pramono Anung Buka Suara Soal Mal Pasang Pagar Tinggi

Dovana Hasiana
01 August 2026 14:30

Pramono Anung melayat di rumah duka Affan Kurniawan (Dok. Tangkapan layar YouTube KompasTV)
Pramono Anung melayat di rumah duka Affan Kurniawan (Dok. Tangkapan layar YouTube KompasTV)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan sudah mengamati informasi yang berkembang mengenai sejumlah pusat perkantoran dan pusat perbelanjaan yang mulai memasang pagar tinggi menjelang Agustus 2026. Menurut Pramono, pemasangan pagar itu merupakan bagian dari kekhawatiran. 

Dia sempat menyinggung adanya kekhawatiran mengenai adanya aksi demonstrasi besar seperti pada Agustus tahun lalu. Namun, Pramono meyakini demonstrasi besar pada tahun lalu tidak akan kembali terjadi pada Agustus 2026. Terlebih, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sudah melakukan koordinasi dengan Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Republik Indonesia dan aparat penegak hukum lainnya untuk menjaga ibu kota negara. 

“Berkaitan dengan pemasangan pagar, saya juga mengamati mungkin bagian dari kekhawatiran. Ya kekhawatiran seperti Agustus tahun lalu, tetapi mudah-mudahan enggak. Saya yakin enggak, saya yakin enggak,” ujar Pramono kepada awak media, dikutip Sabtu (1/8/2026) 


Namun, Pramono mengatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada saatnya pasti akan meminta agar pagar-pagar di pusat perkantoran dan pusat perbelanjaan itu dilepas kembali. Menurutnya, kekhawatiran yang berlebihan juga tidak akan berdampak baik bagi situasi ibu kota negara. Dia juga turut menyampaikan harapan bahwa Jakarta akan selalu aman dan nyaman. 

Kalangan pengusaha hingga pemerintah mulai buka suara mengenai kabar yang beredar di sosial media bahwa sejumlah mal tiba-tiba memasang pagar tinggi dalam waktu yang serentak, yakni menjelang Agustus 2026. Narasi yang beredar di media sosial adalah pemasangan pagar itu setidaknya dilakukan di Surabaya hingga Jakarta.