Logo Bloomberg Technoz

Rupiah Bergerak di Atas Rp18.000/US$ Pagi Ini

Tim Riset Bloomberg Technoz
28 July 2026 09:10

Pengunjung menukarkan mata uang dolar AS dan rupiah di tempat penukaran mata uang di Jakarta, Senin (27/7/2026) (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pengunjung menukarkan mata uang dolar AS dan rupiah di tempat penukaran mata uang di Jakarta, Senin (27/7/2026) (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Rupiah melanjutkan pelemahan pada perdagangan Selasa (28/7/2026), dan dibuka tergerus 0,27% ke posisi Rp18.054/US$. Di tengah meredanya eskalasi perang antara Amerika Serikat (AS) dan Iran, pelemahan rupiah lebih banyak dibebani oleh sentimen domestik.

Tak lama berselang setelah pembukaan pasar, rupiah kembali tersungkur 0,35% ke Rp18.068/US$ pada 09:01 WIB. 

Tensi konflik yang melandai tak lantas membawa mata uang Asia menguat. Mayoritas mata uang kawasan justru melemah.


Dolar Taiwan melemah paling dalam 0,39%, disusul rupiah, won Korea Selatan, peso Filipina, dolar Singapura, yuan China, ringgit Malaysia, dan yuan offshore. Hanya dolar Hong Kong yang terapresiasi secara terbatas, hanya 0,01%. 

Pergerakan mata uang Asia. (Bloomberg)

Indeks dolar AS terhadap enam mata uang utama sedikit menyusut 0,05% ke posisi 101,48. Mengutip Bloomberg Intelligence, dolar AS berpotensi melemah terhadap sebagian besar mata uang Asia, setelah terlebih dulu mengalami fase konsolidasi pada semester kedua tahun ini.