Selanjutnya, saham PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) turun 3,25% ke level Rp595 per saham, disusul PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI) melemah 2,91% ke level Rp400 per saham.
Sementara PT Bach Multi Global Tbk (BACH) turun 0,94% menjadi Rp525 per saham, serta PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL) terkoreksi 4,64% ke level Rp288 per saham. Di sisi lain, PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX) menjadi satu-satunya saham IPO 2026 yang masih mencatatkan penguatan hingga sesi I. Saham JECX naik 0,74% ke level Rp1.360 per saham.
Sepanjang 2026, BEI telah kedatangan tujuh emiten baru. PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) menjadi emiten pertama yang melantai di bursa pada 10 April 2026 dengan harga IPO Rp168 per saham.
Selanjutnya, PT Niramas Utama Tbk (JELI) dan PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX) resmi tercatat di BEI pada 7 Juli 2026 dengan harga IPO masing-masing Rp900 per saham dan Rp1.250 per saham.
Kemudian, PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI) dan PT Bach Multi Global Tbk (BACH) melantai di bursa pada 8 Juli 2026 dengan harga IPO masing-masing Rp470 per saham dan Rp442 per saham.
PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL) menyusul pada 9 Juli 2026 dengan harga IPO Rp120 per saham. Adapun PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk (RANS) menjadi emiten terbaru yang melakukan pencatatan saham pada 10 Juli 2026 dengan harga penawaran Rp170 per saham.
(fik)






























