Logo Bloomberg Technoz

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto berencana mewajibkan penyaluran seluruh barang bersubsidi dilakukan melalui Kopdes Merah Putih.

Prabowo menilai kebijakan tersebut bakal memberikan kepastian bahwa bantuan yang diberikan pemerintah diterima oleh masyarakat yang berhak, sekaligus menutup celah penyimpangan distribusi.

"Saudara-saudara saya ambil keputusan semua barang subsidi harus disalurkan kepada rakyat melalui Koperasi Desa Merah Putih. Harus! Saya katakan ini harus. Barang subsidi rakyat tidak boleh diperdagangkan," kata Prabowo dalam Peringatan Hari Koperasi, Minggu (12/7/2026).

Ia menambahkan kebijakan penyaluran barang subsidi melalui koperasi bertujuan memutus praktik penyimpangan yang selama ini terjadi. Menurutnya, berbagai barang bersubsidi, seperti pupuk bersubsidi dan liguified petoleum gas (LPG) 3 Kg, akan disalurkan melalui koperasi agar distribusinya lebih tepat sasaran.

"Karena banyak barang subsidi diselewengkan, tidak sampai ke rakyat yang perlu, tapi diatur-atur sedemikian, bahkan banyak yang diselundupkan ke luar negeri," ujar Prabowo.

Prabowo mengatakan Kopdes Merah Putih bakal dikembangkan menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi. Di dalamnya akan tersedia kantor koperasi, toko sembako, layanan simpan pinjam, apotek desa, gudang logistik, hingga fasilitas cold storage.

Menurutnya, keberadaan koperasi tersebut juga akan memangkas rantai distribusi sehingga barang subsidi dapat diterima langsung oleh masyarakat yang membutuhkan. "Supaya yang membutuhkan dialah yang terima," ujarnya.

Selain itu, Prabowo juga berencana membentuk koperasi nelayan. Melalui koperasi tersebut, nelayan akan memperoleh akses terhadap gudang pendingin, pabrik es, hingga kapal penangkap ikan yang dikelola secara bersama.

Prabowo menjelaskan fasilitas tersebut bukan diberikan sebagai hibah, melainkan melalui skema pembiayaan yang dicicil kembali menggunakan hasil tangkapan ikan.

(prc/wep)

No more pages