Usai Groundbreaking, Blok Masela Ditarget FID Akhir 2026
Sabrina Mulia Rhamadanty
17 July 2026 08:50

Bloomberg Technoz, Tanimbar – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menargetkan keputusan investasi akhir atau final investment decision (FID) proyek gas alam cair atau liquefied natural gas (LNG) Lapangan Abadi di Blok Masela dapat terealisasi paling cepat akhir 2026.
Kepala SKK Migas Djoko Siswanto mengungkapkan pihak regulator dan operator saat ini tengah memacu penetapan angka indikatif biaya guna memuluskan tahap penentuan investasi tersebut.
"Paling tidak, pada akhir tahun ini sudah ada angka indikatif untuk FID-nya," ujar Djoko saat ditemui awak media usai acara peletakan batu pertama (groundbreaking) proyek LNG Abadi Masela di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, Kamis (16/7/2026).
Djoko menjelaskan penetapan FID proyek senilai US$20,9 miliar itu sangat bergantung pada kepastian biaya konstruksi serta kesepakatan harga jual gas.
Saat ini, gambaran harga untuk pasar ekspor LNG diperkirakan berada di kisaran US$12,5/million british thermal unit (MMBtu).

































