Logo Bloomberg Technoz

Stok Pertalite Saat Ini Rata-rata 15 Hari, Penyaluran Naik 104%

Azura Yumna Ramadani Purnama
17 July 2026 09:50

Seorang pekerja mengisi bahan bakar sepeda motor di SPBU PT Pertamina di Bengkulu, Indonesia./Bloomberg-Muhammad Fadli
Seorang pekerja mengisi bahan bakar sepeda motor di SPBU PT Pertamina di Bengkulu, Indonesia./Bloomberg-Muhammad Fadli

Bloomberg Technoz, Jakarta – PT Pertamina Patra Niaga (PPN) mencatat rata-rata stok operasional bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi Pertalite dan Solar saat ini berada di sekitar 15 hari operasional, dengan penyaluran harian yang melonjak 104% dari periode normal.

Wakil Direktur PPN Taufik Aditiyawarman menyatakan stok BBM nasional berada di rentang 14—40 hari operasional, dengan rata-rata stok Jenis Bahan Bakar Khusus Penugasan (JBJP) Pertalite dan Jenis Bahan Bakar Tertentu (JBT) Solar di sekitar 15 hari operasional.

Dengan begitu, dia menegaskan perseroan bakal mengoptimalkan sistem distribusi BBM agar cepat sampai ke stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), khususnya di daerah yang mengalami kekosongan stok dan antrean BBM bersubsidi.


“Kalau stok untuk BBM nasional itu rata-rata di 14 sampai 40 hari. Itu berbeda-beda ya karena ada yang mungkin sekarang Pertalite dan Biosolar rata-rata sekarang di 15 harian,” kata Taufik dalam konferensi pers di Komisi XII DPR, Kamis (16/7/2026).

Sejumlah pengendara mengantre mengisi BBM di SPBU Pertamina, Jakarta Selatan, Selasa (31/3/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Stok Nasional