Logo Bloomberg Technoz

Kemenhub Lanjutkan Proyek BRT Medan & Bandung, Dana Rp1,55 T

Pramesti Regita Cindy
13 July 2026 18:40

Suasana kemacetan menuju pintu masuk Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta, Minggu (23/4/2023). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)
Suasana kemacetan menuju pintu masuk Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta, Minggu (23/4/2023). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Perhubungan melanjutkan pembangunan sistem angkutan massal perkotaan di Kota Medan dan Bandung dengan anggaran sekitar Rp1,55 triliun.

Sistem angkutan massal itu akan berbentuk Bus Rapid Transit (BRT) yang menjadi bagian dari rencana pembangunan Sistem Angkutan Umum Massal Perkotaan (SAUMP) di kawasan metropolitan Medan dan Bandung dengan pendanaan berasal dari pinjaman luar negeri (PLN).

"Kegiatan ini merupakan pilot Project RPJMN 2020-2024 dan RPJMN [Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional] 2025-2029 yang didukung pendanannya oleh World Bank dan AFD," kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Aan Suhanan dalam Rapat dengan Komisi V DPR RI, Senin (13/7/2026). 


Nilai pinjaman dari World Bank ataupun AFD sekitar US$263,99 juta atau setara Rp4,76 triliun (asumsi kurs saat ini), dengan alokasi anggaran bertahap sejak 2022 hingga 2028.

Selain itu, Aan menjelaskan pengembangan BRT di Medan dan Bandung menjadi salah satu fokus pemerintah dalam mengatasi persoalan kemacetan dan mobilitas masyarakat di kawasan perkotaan.