Logo Bloomberg Technoz

Antam Bakal Angkut Produksi Emas Freeport 50 Ton Per Tahun

Sabrina Mulia Rhamadanty
14 July 2026 17:40

Pencetakan emas batangan. (Bloomberg)
Pencetakan emas batangan. (Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Presiden Direktur PT Freeport Indonesia (PTFI) Tony Wenas mengatakan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) akan membeli seluruh produksi emas dari fasilitas pemurnian logam mulia (precious metal refinery/PMR) milik PT Freeport Indonesia (PTFI) di Gresik, Jawa Timur. Nilai komitmen penyerapan tersebut mencapai 50 ton emas per tahun.

“Dari lumpur anoda yang mengandung emas, perak, dan logam lainnya setelah dimurnikan di precious metal refinery [PMR], akan bisa mencapai produksi emas sebesar 50 ton per tahun. Dan rencananya ini akan 100% di-off-take oleh PT Antam,” ungkap ujar Tony dalam agenda rapat dengar pendapat (RDP) Komisi XII, Selasa, (14/7/2026). 

Selain memproduksi emas, smelter PTFI ini juga dirancang untuk menggenjot kapasitas produksi katoda tembaga nasional secara signifikan. Fasilitas ini diproyeksi mampu mengolah konsentrat untuk menghasilkan sekitar 600.000 ton katoda tembaga per tahun.


Tony juga melaporankan potensi volume produksi tahunan untuk berbagai logam berharga dan produk sampingan (by-products) industri dari fasilitas tersebut, sebagai berikut:

1. Katoda Tembaga 600.000 ton per tahun 
2. Lumpur Anoda 6.000 ton per tahun 
3. Emas 50 ton per tahun 
4. Perak: 200 ton per tahun 
5. Palladium: 375 kilogram per tahun.
6. Platina: 30 kilogram per tahun.
7. Selenium: 285 ton per tahun.
8. Bismuth: 220 ton per tahun.
9. Timbal: 2.200 ton per tahun.