Logo Bloomberg Technoz

Diskon hingga Desember, Harga LNG Diharapkan Stabil US$13 di 2027

Sabrina Mulia Rhamadanty
13 July 2026 17:30

Sebuah kapal bertenaga LNG di Terminal Kontainer Bayport di pelabuhan Houston di Seabrook, Texas, AS./Bloomberg-Callaghan O'Hare
Sebuah kapal bertenaga LNG di Terminal Kontainer Bayport di pelabuhan Houston di Seabrook, Texas, AS./Bloomberg-Callaghan O'Hare

Bloomberg Technoz, Jakarta - Ketua Forum Industri Pengguna Gas Bumi (FIPGB) Yustinus Gunawan mengungkap pelaku industri berharap agar kebijakan harga gas hasil regasifikasi atau liquefied natural gas (LNG) seharga US$13 per million british thermal units (MMBtu) bisa terus dipertahankan dan stabil hingga tahun 2027. 

Menurut Yustinus, stabilitas harga sangat dibutuhkan karena mayoritas industri manufaktur harus beroperasi tanpa henti (non-stop). Hal tersebut dilakukan demi menjaga proses produksi dan mencapai efisiensi yang optimal.

"Harga gas regasifikasi LNG US$13 ini diharapkan bisa stabil sampai 2027. Mengapa 2027? Karena mayoritas [industri] harus bekerja non-stop. Kami perlu kepastian volume produksi atau utilisasi untuk menentukan harga jual agar bisa mengunci order," ujar Yustinus saat dihubungi, Jumat (10/7/2026). 


Yustinus menilai bahwa harga diskon tersebut seharusnya bisa ditekan lebih rendah lagi jika terdapat peningkatan pada volume produksi gas nasional saat ini.

“Bahkan, seharusnya kurang dari US$13, jika ada produksi gas meningkat,” tambahnya.