Logo Bloomberg Technoz

Prabowo Targetkan RI Kurangi Ketergantungan Impor LPG Lewat CNG

Sabrina Mulia Rhamadanty
09 July 2026 16:50

Pekerja membawa tabung gas LPG non subsidi di Pasar Rebo, Jakarta, Senin (20/4/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pekerja membawa tabung gas LPG non subsidi di Pasar Rebo, Jakarta, Senin (20/4/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan Indonesia memiliki potensi besar gas alam terkompresi atau compressed natural gas (CNG) yang dapat menjadi solusi untuk menghentikan ketergantungan impor gas minyak cair atau liquified petroleum gas (LPG) 

"Baru kita ketahui bahwa kita punya CNG. Kalau LPG masih kita impor, tetapi CNG kita sangat banyak, sangat-sangat banyak," ujar Prabowo saat berpidato dalam agenda peluncuran mandatori B50 di Rest Area KM 57 Tol Jakarta—Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Kamis (9/7/2026).

Menurut Prabowo, pemanfaatan CNG ini bukan lagi sekadar wacana. Beberapa wilayah di Indonesia sudah mulai mengimplementasikan penggunaannya secara masif dalam kehidupan sehari-hari, contohnya di wilayah Jawa Tengah (Jateng).


"Di Jawa Tengah penggunaan CNG sudah sangat banyak dan akan kita teruskan, dan CNG ada di seluruh Indonesia," tuturnya.

Prabowo menegaskan bahwa sektor energi merupakan pilar vital bagi kelangsungan hidup bangsa. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh pihak untuk bersyukur atas karunia kekayaan alam yang dimiliki Indonesia, mulai dari panas bumi, batu bara, hingga cadangan gas alam yang sangat besar.