Logo Bloomberg Technoz

Bahlil Klarifikasi Akan Tinjau RKAB Jika Tolak B50: Hanya Candaan

Azura Yumna Ramadani Purnama
09 July 2026 18:10

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia seusai acara Peluncuran B50 di Karawang, Jawa Barat, Kamis (9/7/2026).(Bloomberg Technoz/Azura Yumna)
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia seusai acara Peluncuran B50 di Karawang, Jawa Barat, Kamis (9/7/2026).(Bloomberg Technoz/Azura Yumna)

Bloomberg Technoz, Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengklarifikasi pernyataannya bahwa dirinya bakal meninjau rencana kerja dan anggaran biaya (RKAB) penambang, jika penambang tersebut keberatan menggunakan biodiesel B50.

Bahlil menegaskan pernyataan tersebut merupakan kelakar belaka, yang disampaikan terhadap kerabatnya yang turut menghadiri peresmian B50—yakni Arsjad Rasjid dan Garibaldi Thohir.

Nah itu canda saya aja. Itu canda saya, canda saya kepada teman-teman apa pengusaha, Pak Boy dengan Pak Arsyad kan teman baik saya. Itu canda aja biar buat suasana panas menjadi dingin ya,” kata Bahlil kepada awak media, usai peresmian mandatori B50 di Karawang, Kamis (9/7/2026).


“Ini candaan saya kepada Pak Boy sama Pak Arsyad mereka itu kan teman saya jadi saya canda-canda saja ya. Jangan ditulis media lagi bahwa kalau enggak pakai B50, nanti RKB ditinjau,” ujar Bahlil.

Peluncuran B50(Bloomberg Technoz/Azura Yumna)

Dalam pidatornya pada acara peresmian B50 hari ini, Bahlil Lahdalia memang menyebut akan “meninjau ulang” pengajuan RKAB perusahaan tambang yang menolak menggunakan biodiesel B50.