Logo Bloomberg Technoz

Produsen minyak terbesar Rusia, Rosneft PJSC, yang memiliki kilang Saratov, tidak segera menanggapi permintaan komentar dari Bloomberg yang dikirim di luar jam kerja normal di Moskwa. Kilang tersebut memiliki kapasitas desain sekitar 140.000 barel per hari.

Serangan-serangan tersebut telah menghentikan operasi di beberapa kilang minyak utama Rusia, yang berkontribusi pada kelangkaan bensin di seluruh negeri.

Pemerintahan Presiden Vladimir Putin telah memberlakukan larangan terhadap hampir seluruh ekspor bensin dan bahan bakar jet, serta mempertimbangkan untuk memperluas pembatasan tersebut ke ekspor solar.

Secara terpisah pada Rabu, Yury Slyusar, gubernur wilayah Rostov selatan Rusia, mengatakan drone telah menyerang dua kapal tanker di Teluk Taganrog di Laut Azov. Dua orang terluka, tetapi karena kapal-kapal tersebut kosong, tidak ada tumpahan produk minyak.

Pihak berwenang di kota Nizhnekamsk, Rusia, lokasi kilang Taneco dan TAIF-NK serta pabrik petrokimia Nizhnekamskneftekhim, juga melaporkan kerusakan pada fasilitas industri yang tidak disebutkan namanya setelah serangan drone semalam. Kantor pers dari fasilitas-fasilitas tersebut belum menanggapi permintaan komentar dari Bloomberg.

Pada Selasa, Ukraina menyerang delapan kapal tanker bahan bakar kecil di Laut Azov dalam upaya yang tampaknya untuk mengganggu pengiriman bahan bakar melalui laut ke Krimea yang diduduki Rusia.

Militer Ukraina belum mengaku bertanggung jawab atas serangan pada Rabu terhadap kilang Saratov, fasilitas di Nizhnekamsk, atau kapal-kapal tanker di Teluk Taganrog.

(bbn)

No more pages