Rusia Sebut Ukraina Mulai Gunakan Rudal Balistik dalam Perang
News
02 July 2026 17:30

Bloomberg News
Bloomberg, Pihak Rusia mengindikasikan bahwa Ukraina kemungkinan telah menggunakan rudal balistik dalam pertempuran, untuk pertama kalinya sepanjang konflik.
Kementerian Pertahanan Rusia di Moskow memaparkan bahwa sistem pertahanan udara mereka berhasil menembak jatuh apa yang mereka deskripsikan sebagai "rudal taktis-operasional jarak jauh" dalam kurun waktu 24 jam terakhir. Selain mendeteksi rudal tersebut, militer Rusia juga mengklaim telah melumpuhkan tujuh bom berpemandu serta 602 drone bersayap tetap (fixed-wing drones).
Kendati demikian, pihak Moskow tidak merinci jenis senjata spesifik tersebut ataupun memberikan detail kronologi lebih lanjut. Di sisi lain, pemerintah Ukraina sejauh ini belum memberikan konfirmasi resmi secara terbuka terkait penggunaan rudal balistik dalam operasi militernya.
Klaim dari Rusia ini mencuat tidak lama setelah perusahaan pertahanan asal Ukraina, Fire Point, menyatakan bahwa proyek rudal balistik FP-9 buatan mereka kini tengah mendekati tahap uji terbang. Kepala Desainer Fire Point, Denys Shtilerman, sempat menyampaikan pada bulan Juni lalu bahwa senjata tersebut ditargetkan memulai uji coba pada musim panas ini atau paling lambat awal musim gugur, menyusul rampungnya pengerjaan bagian mesin. Berdasarkan spesifikasi dari Fire Point, rudal FP-9 ini memang dirancang untuk melancarkan serangan jauh ke dalam wilayah Rusia dengan daya jangkau mencapai sekitar 850 kilometer.
































