Pajak & Bea Cukai Diproyeksi Tak Bisa Penuhi Target APBN 2026
Mis Fransiska Dewi
08 July 2026 15:00

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Keuangan memproyeksikan dua sumber utama penerimaan negara yakni pajak dan kepabeanan dan cukai, sama-sama tidak mampu memenuhi target dalam anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) 2026.
Meski keduanya masih mencatat pertumbuhan positif dibandingkan tahun sebelumnya, realisasi hingga akhir tahun diperkirakan tetap berada di bawah target yang telah ditetapkan.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memperkirakan penerimaan pajak akan mencapai Rp2.310,8 triliun atau hanya 98% dari target APBN sebesar Rp2.357,7 triliun. Dengan demikian, penerimaan pajak diproyeksikan mengalami kekurangan atau shortfall sekitar Rp46,9 triliun dari target.
Di sisi lain, penerimaan kepabeanan dan cukai juga diperkirakan hanya mencapai Rp320,6 triliun atau setara 95,4% dari target APBN sebesar Rp336 triliun. Artinya, penerimaan bea dan cukai berpotensi mengalami kekurangan sekitar Rp15,4 triliun.
Secara total, kekurangan penerimaan dari dua instrumen tersebut mencapai sekitar Rp62,3 triliun. Meski demikian, dari sisi pertumbuhan, kedua pos penerimaan tersebut masih menunjukkan kinerja positif.




























