Logo Bloomberg Technoz

OJK Panggil Direksi Bank Mantap soal Dugaan Investasi Bodong

Muhammad Fikri
07 July 2026 20:30

Ilustrasi penipuan. (Photo by Tara Winstead via pexels.com)
Ilustrasi penipuan. (Photo by Tara Winstead via pexels.com)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah mendalami dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto, Jawa Tengah, yang diduga melibatkan seorang mantan pegawai Bank Mandiri Taspen atau Bank Mantap. Sebagai bagian dari proses tersebut, OJK telah memanggil jajaran direksi Bank Mantap untuk meminta penjelasan.

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen (PEPK) OJK Dicky Kartikoyono mengatakan regulator masih melakukan investigasi lebih lanjut untuk mengetahui jumlah korban, nilai kerugian, serta langkah pendampingan terhadap nasabah yang terdampak.

"Kami juga menindaklanjuti kasus dugaan penipuan berkedok investasi di wilayah Purwokerto, Jawa Tengah, yang diduga dilakukan oleh seorang mantan pegawai Bank Mandiri Taspen atau Mantap. OJK telah memanggil Direksi Bank Mantap untuk meminta penjelasan serta melakukan investigasi lebih lanjut terkait jumlah korban, nilai kerugian, dan pendampingan kepada nasabah terdampak," kata Dicky dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) OJK, Selasa (7/7/2026).


Selain melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut, OJK juga telah berkoordinasi dengan kepolisian guna mendukung proses penindakan hukum.

"OJK juga telah berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum serta mengimbau masyarakat untuk selalu menerapkan prinsip 2L, yaitu legal dan logis, sebelum melakukan investasi," ujarnya.