Kemenkes Targetkan Pabrik Plasma Darah Bisa Beroperasi pada 2027
Dinda Decembria
24 June 2026 19:40

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Kesehatan menargetkan pabrik pengolahan plasma darah di Karawang, Jawa Barat, mulai beroperasi pada awal 2027.
Fasilitas yang dibangun bersama perusahaan asal Korea Selatan SK Plasma dan Indonesia Investment Authority (INA) tersebut memiliki nilai investasi sekitar Rp3 triliun hingga Rp4 triliun.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan pabrik plasma darah tersebut merupakan bagian dari upaya hilirisasi sektor kesehatan untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap produk impor.
Saat ini berbagai produk turunan plasma darah seperti albumin, immunoglobulin (IVIG), faktor VIII, dan faktor IX masih didatangkan dari luar negeri.
"Pabrik plasma darah yang dibangun bersama SK Plasma dan Indonesia Investment Authority (INA) berada di Karawang dengan nilai investasi sekitar Rp3-4 triliun. Pabrik tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada awal 2027 setelah memperoleh izin dari BPOM," kata Budi usai menghadiri forum Building Regional and Global Health Resilience in ASEAN: Vaccine Manufacturing and Pandemic Preparedness and Response (PPR) di Jakarta, Rabu (24/6/2026).



























