Logo Bloomberg Technoz

Harga saham Samsung turun 3% selama perdagangan pra-pasar di Seoul pada hari Selasa. Para investor sempat menaruh harapan besar pada Samsung dan produsen chip lainnya yang mencatatkan margin laba yang belum pernah terjadi sebelumnya berkat pembangunan infrastruktur AI bersejarah di seluruh dunia. 

Kantor pusat Samsung Electronic di Suwon, Korea Selatan. (SeongJoon Cho/Bloomberg)

“Kami akan mencari berbagai tanda bahwa hal ini menandakan perubahan signifikan yang berkelanjutan dalam arus kas bebas tahunan perusahaan,” kata Brian Cho, manajer portofolio di Causeway Capital Management. Ia terangkan akan mempelajari kebijakan pengembalian nilai bagi pemegang saham yang diterapkan oleh manajemen.

Samsung sebagai produsen memori terbesar di dunia, tengah jadi sorotan investor. Mereka terus berekspektasi valuasi tinggi perusahaan imbas booming kecerdasan buatan.

Saham-saham terkait semikonduktor global memang terus alami lonjakan sejak awal 2026, namun sepanjang periode itu pula muncul kekhawatiran terkait aspek persaingan.

Kelebihan kapasitas juga jadi sorotan dan kecemasan dengan muncul tanda tanya besar, apakah rencana investasi senilai ratusan miliar dolar akan membuahkan hasil.

LG Energy Solution Ltd./Bloomberg-Jean Chung

Sementara itu, kinerja LG Energy Solution justru di bawah perkiraan pasar. Laba operasional tercatat sebesar US$74 juta atau 113,3 miliar won (setara Rp1,33 triliun) dalam tiga bulan yang berakhir pada 30 Juni, demikian disampaikan produsen baterai terbesar di Korea Selatan itu dalam laporan regulasi pada hari Selasa.

Baca Juga: Apple Ancang-angan Beli Chip Memori dari China

Angka yang lebih rendah dari perkiraan analis sebesar 210,7 miliar won disinyalir karena minimnya minat terhadap kendaraan listrik (EV) pada pasar-pasar utama, seperti Amerika Serikat tidak mampu mengimbangi lonjakan permintaan sistem penyimpanan energi. 

Tanpa insentif pajak AS untuk manufaktur canggih, perusahaan ini akan mencatatkan kerugian sebesar 127,7 miliar won. Pendapatan melonjak hampir 25% menjadi 7,6 triliun won. Hasil akhir akan diumumkan akhir bulan ini.

LG Energy Solution (Bloomberg)

Pekerjaan Rumah Industri Chip Memori

Kekurangan chip memori merupakan hambatan utama bagi pengembangan AI, demikian peringatan para eksekutif termasuk CEO Nvidia Jensen Huang dan Chief Operating Officer OpenAI Brad Lightcap.

Produsen memprioritaskan pengembangan memori kelas atas untuk memenuhi kebutuhan pusat data, yang mengakibatkan volume memori konvensional juga menjadi tidak mencukupi. 

Para analis memperkirakan kekurangan ini akan berlangsung setidaknya hingga tahun 2027, sehingga memberikan Samsung dan pesaingnya, SK Hynix Inc. serta Micron Technology Inc., kekuatan penetapan harga yang sangat besar.

“Permintaan begitu kuat sehingga mereka berusaha mengirimkan lebih banyak produk ke konsumen server mereka, yang biasanya memiliki margin lebih tinggi,” kata Sanjeev Rana, kepala riset di CLSA Securities Korea. Perusahaan tersebut mungkin meminta kenaikan harga yang signifikan dari pelanggan besar seperti Nvidia Corp., katanya.

Margin laba operasional rata-rata untuk ketiga produsen chip, Samsung, Micron, dan SKI Hynix, diproyeksikan berada di kisaran 75% hingga 80% pada kuartal Juni, menurut firma riset pasar Counterpoint.

Beberapa pihak berpendapat bahwa margin sebesar itu merupakan praktik mencari keuntungan yang berlebihan, demikian disebutkan dalam laporannya.

“Saat situasi ini terus berlanjut, dapat ada tekanan regulasi terhadap para pemain di sektor memori,” papar dia..

Harga jual DRAM naik lebih dari 40% pada kuartal April-Juni dibandingkan tiga bulan sebelumnya, sementara harga NAND melonjak lebih dari 50%, menurut HSBC.

Kinerja saham Samsung, yang memiliki portofolio luas di bidang chip dan elektronik konsumen, tertinggal dibandingkan pesaing sekotanya, SK Hynix, dimana perusahaan lebih berfokus pada memori kelas atas yang dirancang untuk kebutuhan komputasi AI. Saham Samsung, yang tertekan akibat aksi jual selama lima hari hingga Jumat, naik 165% tahun ini, dibandingkan dengan kenaikan sekitar 260% yang dicatat SK Hynix.

Keuntungan Samsung yang Melonjak Gagal Mendorong Kenaikan Harga Saham Setelah Reli AI (Bloomberg)

Kedua produsen chip ini memegang peranan sentral dalam ambisi Korea Selatan untuk mengungguli negara-negara lain dan memimpin di bidang AI. Samsung Group dan SK Group berencana membangun masing-masing dua pabrik chip di wilayah barat daya negara tersebut dengan total investasi sebesar 800 triliun won untuk memperluas kapasitas secara cepat. 

Korea Selatan menargetkan untuk menggandakan kapasitas produksi memori dalam waktu lima tahun. Untuk tahun 2026, Samsung telah mengumumkan rencana untuk menghabiskan lebih dari US$70 miliar untuk perluasan kapasitas produksi dan penelitian.

Produsen chip sedang menikmati lonjakan permintaan yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap memori bandwidth tinggi yang sangat penting bagi akselerator AI. 

Meski demikian, pergeseran produksi ini pada gilirannya memicu kelangkaan pada chip memori konvensional yang digunakan di sebagian besar perangkat modern, sehingga menekan laba dan menaikkan harga.

-Dengan asistensi Yoolim Lee dan Hyonhee Shin.

(red)

No more pages