Bisnis Samsung dan LG Energy Hadapi Realita Bertolak Belakang
Redaksi
07 July 2026 10:35

Bloomberg, Angka laba kuartalan dari raksasa chip asal Korea Selatan, Samsung Electronics Co., mencapai 19 kali lipat. Sementara, unit bisnis group LG, LG Energy Solution Ltd., menghadapi lesunya permintaan kendaraan listrik.
Catatan manis laba Samsung telah sedikit melewati ekspektasi. Semua ditopang oleh lonjakan permintaan atas chip memori produksi perusahaan, sebuah perangkat semikonduktor yang dibutuhkan pada pusat data AI.
Samsung mencatat laba operasional awal US$58 miliar atau sebesar 89,4 triliun won (setara Rp1.043 triliun ) dalam tiga bulan hingga Juni. Angka ini melampaui kinerjanya sepanjang tahun 2025.
Para analis rata-rata memperkirakan angka sebesar 84,2 triliun won. Pendapatan meningkat lebih dari dua kali lipat menjadi 171 triliun won, yang juga melampaui ekspektasi.
Untuk diketahui Samsung dijadwalkan untuk merilis laporan keuangan lengkap, termasuk laba bersih dan rincian per divisi, sekitar akhir bulan ini.

































