Penjualan Emiten Sujaka Lays COAL Nihil
Cahya Puteri Abdi Rabbi
04 July 2026 14:00

Bloomberg Technoz, Jakarta - Emiten milik taipan asal Kalimantan Sujaka Lays, PT Black Diamond Resources Tbk (COAL), mencatatkan penjualan nihil pada kuartal I 2026. Kondisi tersebut membuat emiten tambang batu bara ini berbalik membukukan rugi bersih Rp8,29 miliar, dari laba bersih Rp5,39 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
Berdasarkan laporan keuangan per 31 Maret 2026, perseroan tidak mencatatkan penjualan maupun beban pokok penjualan sepanjang tiga bulan pertama tahun ini. Di sisi lain, COAL masih menanggung beban umum dan administrasi sebesar Rp4,84 miliar, beban keuangan Rp2,87 miliar, serta rugi selisih kurs Rp595,3 juta.
Nihilnya pendapatan COAL imbas pengakuan pendapatan dalam pembukuan. Dalam laporan keuangan perusahaan, pendapatan baru dilakukan ketika kendali atas batu bara telah berpindah kepada pelanggan.
"Pendapatan penjualan diakui pada setiap penjualan individu ketika kontrol berpindah kepada pelanggan. Kontrol beralih ketika produk dimuat ke kapal yang akan mengirimkan batu bara ke pelabuhan tujuan atau ke lokasi pelanggan," seperti dikutip dari laporan keuangan COAL, Sabtu (4/7/2026).
Sejumlah indikator dalam laporan keuangan mengindikasikan belum adanya pengakuan pendapatan selama kuartal pertama. Hal itu terlihat dari nilai persediaan yang justru meningkat menjadi Rp264,99 miliar per 31 Maret 2026, dibandingkan Rp222,34 miliar pada akhir 2025.





























