Dua Abad PT Pos Berujung Audit Danantara Dugaan Rekayasa Keuangan
Sabrina Mulia Rhamadanty
03 July 2026 18:00

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Pos Indonesia (Persero) mencatat sejarah panjang sebagai salah satu perusahaan layanan jasa tertua di Indonesia hingga akhirnya harus mengumumkan pengunduran diri Direktur Utama (Dirut) yang paling baru, Daud Joseph pada Kamis (2/7/2026).
Perusahaan milik negara ini mengawali kiprahnya sejak era kolonial Belanda melalui pendirian kantor pos pertama di Batavia oleh Gubernur Jenderal GW Baron van Imhoff pada tanggal 26 Agustus 1746.
Langkah awal tersebut bertujuan untuk menjamin keamanan surat-surat penduduk, terutama bagi mereka yang kerap berbisnis dengan kantor-kantor di luar Jawa. Seiring berjalannya waktu, institusi ini terus mengalami metamorfosis kelembagaan demi menyesuaikan tuntutan zaman.
Pada tahun 1875, pemerintah kolonial mengintegrasikan dinas pos dengan dinas telegraf menjadi Jawatan Posten Telegrafdienst. Status tersebut kemudian berubah menjadi Perusahaan Negara Pos dan Giro (PN Pos dan Giro) pada tahun 1965, sebelum akhirnya ditetapkan sebagai Perusahaan Umum (Perum) Pos dan Giro pada tahun 1978.
Pemerintah Indonesia kemudian secara resmi mengalihkan status badan usaha ini menjadi Perseroan Terbatas dengan nama PT Pos Indonesia (Persero) berdasarkan Akta Notaris Sutjipto, S.H., Nomor 107 tanggal 20 Juni 1995.






























