Logo Bloomberg Technoz

Ekspor Batu Bara Januari-Mei 2026 Susut 4,95%

Mis Fransiska Dewi
01 July 2026 13:15

Aktivitas pengangkutan batu bara PT Bukit Asam di Tanjung Enim, Sumatera Selatan. (Dok Dadang Tri/Bloomberg)
Aktivitas pengangkutan batu bara PT Bukit Asam di Tanjung Enim, Sumatera Selatan. (Dok Dadang Tri/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekspor komoditas unggulan Indonesia, batu bara, mengalami tren pelemahan, baik dari sisi nilai maupun volume, selama periode Januari-Mei 2026.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono mengungkap bahwa nilai ekspor batu bara menyusut sebesar 4,95% menjadi US$9,75 miliar dibandingkan Januari—Mei 2025 yang mencapai US$10,26 miliar.

"Nilai ekspor batu bara, turun 4,95% secara kumulatifnya,” kata Ateng dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (1/7/2026). 


Secara volume, ekspor batu bara juga terkoreksi sebesar 8,19% secara tahunan menjadi 143,56 juta ton dari sebelumnya mencapai 156,37 juta ton.

Namun demikian, komoditas batu bara masih menjadi salah satu penyumbang utama ekspor nonmigas dengan pangsa sebesar 8,85%.