Logo Bloomberg Technoz

Harga Pangan Global Turun pada Juni, Tak Lagi Fokus Pada Perang

News
03 July 2026 20:00

Memanen gandum di Chiniot, Punjab, Pakistan pada April 2023. (Fotografer: Asad Zaidi/Bloomberg)
Memanen gandum di Chiniot, Punjab, Pakistan pada April 2023. (Fotografer: Asad Zaidi/Bloomberg)

Eleanor Thornber- Bloomberg News

Bloomberg, Harga pangan global turun tipis pada Juni setelah gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran meredakan kekhawatiran terhadap gangguan lebih lanjut pada rantai pasok.

Indeks harga komoditas pangan yang disusun Food and Agriculture Organization (FAO) turun 0,3% pada Juni dibandingkan bulan sebelumnya. Penurunan terutama didorong oleh harga biji-bijian (grains) dan gula, menurut laporan yang dirilis Jumat.


Kesepakatan damai sementara yang membuka masa negosiasi antara Washington dan Teheran telah memulihkan arus perdagangan melalui Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis bagi pengiriman biji-bijian serta berbagai input pertanian seperti pupuk dan solar. Premi risiko akibat perang Iran yang sempat mendorong kenaikan harga komoditas pertanian dan pupuk menghilang pada awal Juni, sehingga meredakan kekhawatiran akan gangguan pasokan berkepanjangan.

Harga Pangan Global Turun Tipis pada Juni

Namun, seiring dimulainya musim panen di Belahan Bumi Utara, perhatian pasar kini beralih pada penyusutan luas lahan tanam, penurunan hasil panen, dan cuaca buruk setelah gelombang panas yang memecahkan rekor melanda Eropa. Di sisi lain, fenomena El Niño yang mulai berkembang—pola iklim siklus yang dapat memicu banjir di satu wilayah dan kekeringan di wilayah lain—berpotensi semakin mengganggu ketahanan pangan global dengan merusak hasil panen di negara-negara produsen utama.