Budi memberi sinyal polisi mendeteksi keberadaan penyusup demo lainnya. Akan tetapi, dia enggan membeberkan secara lebih detail. Dia hanya memastikan, polisi sudah melakukan monitoring dan profiling beberapa orang yang mencoba menyusup ke kelompok demo sejak pagi hari.
"Sedang dibawa krimum.[Sedang] diperiksa dan diinterogasi mendalam," ujar dia. "Sedang dilakukan pendalaman."
Hingga menjelang Magrib, kelompok mahasiswa yang mengajukan tuntutan kepada Presiden Prabowo Subianto sebenarnya masih bertahan di sejumlah lokasi atau titik demo. Sesuai aturan, mereka akan dibubarkan paksa menjelang pukul 19.00 WIB.
Toh, Budi mengklaim, aksi demo yang dipelopori BEM UI ini sebenarnya tanpa izin. Hingga sore ini, Polda Metro Jaya mengklaim tak menerima surat pemberitahuan keramaian dari BEM UI atau pun kelompok mahasiswa lainnya.
"Suratnya dikirimkan ke mana? Kami sudah ngecek di Polres Metro Depok tidak ada, di Polres Metro Jakarta Pusat tidak ada, di Direktorat Intelijen juga tidak ada," kata dia.
(dov/frg)































