Selain menjaga strategi dan prioritas yang diarahkan untuk memperkuat fungsi intermediasi, memperluas aset jasa keuangan, peningkatan ekosistem dan pembiayaan UMKM.
Selain itu, OJK juga akan terus melakukan pendalaman pasar keuangan sebagai sumber pembiayaan pembangunan, serta pengembangan ekonomi hijau melalui penerapan nilai ekonomi digital yang masyarakat
Diketahui, rupiah membuka perdagangan Kamis (11/6/2026) dengan melanjutkan penguatannya, memperpanjang tren positif yang telah berlangsung dua hari beruntun. Jika kembali finis di jalur hijau pada perdagangan hari ini, maka mata uang Tanah Air resmi terapresiasi tiga hari berturut-turut.
Rupiah sempat terapresiasi 0,03% ke Rp17.948/US$ pada sesi pembukaan perdagangan, di tengah gejolak geopolitik yang masih terjadi antara AS, Iran dan Israel. Sebelum akhirnya kembali melemah 0,09% ke Rp17.970/US$.
Penguatan rupiah yang berlangsung kemarin ditopang oleh kebangkitan aset-aset Indonesia, setelah otoritas moneter kembali menaikkan suku bunga acuan sebanyak 25 basis poin (bps) ke 5,5%.
(ell)



























