Logo Bloomberg Technoz

OJK Pastikan Kondisi Perbankan Stabil di Tengah Gejolak Rupiah

Redaksi
11 June 2026 12:30

Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)
Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan bahwa intermediasi perbankan masih tetap terjaga meski rupiah mengalami pelemahan. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi dalam rapat kerja bersama komisi XI DPR RI, Rabu (10/6/2026).

Menurut Kiki, sapaan akrab Friderica, OJK secara berkelanjutan menilai adanya  ketahanan sektor jasa keuangan dalam berbagai skenario tekanan. 

“Di tengah tekanan nilai tukar, indikator intermediari, perbankan juga secara agregat masih mencatatkan posisi net long,” kata Kiki dalam rapat tersebut.


Kiki juga mengatakan bahwa  posisi devisa neto masih berada di bawah threshold. Ketentuan ini mengindikasikan bahwa exposure risiko nilai tukar perbankan masih terkendali.

Oleh karenanya, Kiki menyebut bahwa OJK tetap memperkuat pengawasan yang bersifat forward looking melalui pelaksanaan stress testing secara berkala serta pemantuan ketat terhadap risiko likuiditas, permodalan, kualitas aset, dan juga konsentrasi risiko.