Logo Bloomberg Technoz

BI Lapor Kinerja Penjualan Ritel April-Mei, Ini Hasilnya

Hidayat Setiaji
11 June 2026 11:11

Pengunjung berbelanja di salah satu supermarket di Jakarta Selatan, Senin (1/6/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pengunjung berbelanja di salah satu supermarket di Jakarta Selatan, Senin (1/6/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bank Indonesia (BI) melaporkan hasil Survei Penjualan Eceran terbaru. Untuk April, penjualan eceran atau ritel diperkirakan mengalami penurunan baik secara bulanan maupun tahunan, melanjutkan kontraksi yang terjadi pada April.

Pada Kamis (11/6/2026), BI mengumumkan penjualan ritel yang dicerminkan dengan Indeks Penjualan Riil (IPR) untuk periode April sebesar 226,9. Turun 3,7% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year/yoy). Angka ini jauh lebih rendah ketimbang Maret yang masih tumbuh 3,4% yoy.

Pertumbuhan penjualan ritel pada April menjadi yang terendah sejak Mei 2023 atau hampir tiga tahun terakhir.


"Kinerja tersebut didorong oleh tetap tumbuhnya penjualan secara tahunan pada Kelompok Suku Cadang dan Aksesori, Perlengkapan Rumah Tangga Lainnya, serta Barang Budaya dan Rekreasi," sebut laporan BI.

Secara bulanan (month-to-month/mtm), penjualan ritel April mengalami kontraksi 11,6%. Jauh lebih rendah ketimbang Maret yang tumbuh 10,3% mtm.