Logo Bloomberg Technoz

Abaikan Trump, Israel Balas Serang Situs Militer di Iran

News
08 June 2026 09:40

Netanyahu Mulai Kehilangan Koalisinya di Pemerintahan Israel (Foto: Bloomberg)
Netanyahu Mulai Kehilangan Koalisinya di Pemerintahan Israel (Foto: Bloomberg)

Sherif Tarek, Galit Altstein dan Eltaf Najafizada - Bloomberg News

Bloomberg, Militer Israel menyatakan telah meluncurkan serangan udara terhadap sejumlah target militer di Iran. Aksi ini merupakan bentuk balasan atas serangan rudal yang dilepaskan Teheran sebelumnya, sekaligus menjadi sinyal bahwa Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengabaikan desakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk menahan diri dari eskalasi.

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengonfirmasi bahwa mereka menyasar beberapa target di wilayah barat dan tengah Iran, sementara media resmi pemerintah Iran melaporkan adanya serangkaian ledakan keras di ibu kota Teheran. Sebelum melancarkan serangan balasan, pihak IDF mengeklaim telah berhasil mengidentifikasi dan mencegat gelombang rudal yang ditembakkan dari Iran, serta memastikan tidak ada korban jiwa berdasarkan laporan dari layanan darurat setempat.


Mohsen Rezaee yang merupakan penasihat militer untuk Pemimpin Tertinggi Iran, menyampaikan kepada kantor berita semi-pemerintah Iranian Students’ News Agency (ISNA) bahwa peluncuran rudal ke wilayah Israel merupakan sebuah "peringatan agar mereka menghentikan tindakan permusuhan" di Lebanon.

Serangan balasan terbaru ini menyusul eskalasi konflik yang kian meruncing antara Israel dan Hizbullah. Pada Minggu dini hari, kelompok asal Lebanon tersebut menggempur sejumlah target di wilayah utara Israel. Militer Israel kemudian langsung merespons dengan meluncurkan serangan udara ke pinggiran selatan Beirut yang menewaskan dua orang dan melukai 11 orang lainnya. Di saat yang sama, proses negosiasi antara AS dan Iran untuk mencapai kesepakatan damai sementara demi mengakhiri perang dilaporkan masih berjalan di tempat tanpa kemajuan berarti.