Kalender Ekonomi: Inflasi AS, Cadangan Devisa RI, & Kredit China
Redaksi
08 June 2026 07:17

Bloomberg Technoz, Jakarta - Dari keputusan suku bunga Bank Sentral Eropa (ECB), data inflasi Amerika Serikat (AS) bulan Mei, IPO SpaceX yang berpotensi mencetak sejarah, pembukaan Piala Dunia FIFA 2026, hingga kunjungan langka Presiden China Xi Jinping ke Korea Utara, pasar global akan dihadapkan pada serangkaian agenda penting yang berpotensi memengaruhi sentimen investor sepanjang pekan ini.
Di Asia, perhatian juga akan tertuju pada sejumlah data ekonomi utama, terutama dari China, Jepang, India, dan Korea Selatan, yang akan memberikan gambaran terbaru mengenai kekuatan pemulihan ekonomi kawasan.
China dijadwalkan merilis data kredit, perdagangan, dan inflasi yang menjadi indikator penting kesehatan ekonomi domestik. Bloomberg Economics memperkirakan pertumbuhan kredit pada Mei meningkat dibandingkan April setelah perlambatan musiman, meski masih lebih rendah dibandingkan tahun lalu akibat lemahnya permintaan sektor swasta.
Sementara itu, ekspor dan impor diperkirakan tetap tumbuh kuat berkat tingginya permintaan perangkat keras berbasis kecerdasan buatan (AI). Kenaikan harga energi dan booming AI juga diperkirakan mendorong inflasi produsen (PPI), meski inflasi konsumen (CPI) kemungkinan sedikit melambat setelah berakhirnya musim liburan.
Di Jepang, data revisi produk domestik bruto (PDB) kuartal I diperkirakan menunjukkan pertumbuhan yang lebih rendah dari estimasi awal karena melemahnya investasi perusahaan. Meski demikian, pertumbuhan ekonomi masih dinilai cukup kuat untuk membuka jalan bagi Bank of Japan (BOJ) menaikkan suku bunga bulan ini.


























