Logo Bloomberg Technoz

Namun, Purbaya juga berpesan supaya masyarakat berhati-hati dalam menerjemahkan data dan tidak hanya memakai segelintir sampel untuk membaca keseluruhan daya beli terutama terkait dengan omset warteg ini.

“Jadi hati-hati menerjemahkan data, saya bukannya anti, saya akan periksa, tapi jangan Anda sampai simpulkan satu atau dua di tempat situ satu tempat [terjadi penurunan omset] terus artinya semuanya seperti itu,” kata Purbaya.

Purbaya juga menyebut saat ini pemerintah sudah memakai data-data Badan Pusat Statistik (BPS) untuk menangkap data riil terkait dengan daya beli masyarakat tersebut.

“Kita punya BPS, Badan Pusat Statistik untuk menangkap data-data seperti itu sehingga melihat pertumbuhan ekonomi secara agregat atau secara lebih akurat,” katanya.

Purbaya juga menyebut bahwa dia akan mencoba datang ke warteg yang dimaksud secara langsung untuk melihat ada tidaknya penurunan omset.

Ia juga menyebut bahwa exchange rate pass through atau dampak perubahan nilai tukar terhadap harga barang dan inflasi di dalam negeri belum tentu akan terjadi secara langsung di sektor riil.

“Enggak semua ekonomi percaya kalau harga tinggi langsung naikin ke sini ada delay atau enggak ada itu harus kita hati-hati mungkin ada mungkin enggak, tapi saya bukan menegate itu ya, menafikan itu kita akan pelajari,” katanya

(ell)

No more pages