Kisi-kisi Revisi RKAB 2026: Q1 Produksi Turun, Penerimaan Aman
Azura Yumna Ramadani Purnama
05 June 2026 09:30

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan revisi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026 bakal dimulai Juli 2026. Nantinya porsi kuota produksi yang disetujui bakal mempertimbangkan potensi penerimaan negara yang didapat.
Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara (Dirjen Minerba) Kementerian ESDM Tri Winarno memberikan kisi-kisi, untuk komoditas batu bara hingga 15 Mei 2026 produksinya diklaim menurun, tetapi penerimaan negara yang didapat tergolong stabil.
Kondisi tersebut, kata Tri, terjadi di tengah kenaikan harga batu bara yang belakangan terjadi.
“Tapi poin yang kita sampaikan kan kita akan menjual mineral dan batu bara sesuai dengan harga yang seharusnya, kira-kira gitu. Jangan juga obral terlalu murah, tapi jangan juga sampai kebutuhan kita terganggu, kira-kira gitu,” kata Tri kepada awak media di Kompleks Parlemen, dikutip Jumat (5/6/2026).
Tri menjelaskan pengajuan revisi RKAB yang dimulai bulan depan bakal ditutup pada 31 Juli 2026. Namun, dia masih belum dapat mengungkapkan tenggat waktu persetujuan yang diberikan Kementerian ESDM.





























