Logo Bloomberg Technoz

Pekan ini mencatat bentrokan paling serius di Timur Tengah sejak gencatan senjata disepakati pada awal April.

Gangguan berkepanjangan terhadap arus energi melalui Selat Hormuz akibat perang telah mendorong kenaikan harga minyak dan meningkatkan kekhawatiran terhadap inflasi global.

Kondisi tersebut membuat bank sentral lebih mungkin mempertahankan suku bunga pada level tinggi atau bahkan menaikkannya, yang menjadi sentimen negatif bagi logam mulia karena tidak memberikan imbal hasil bunga.

Harga emas telah turun sekitar 15% sejak konflik dimulai pada akhir Februari dan bergerak dalam rentang sempit selama beberapa pekan terakhir.

Harga emas spot turun tipis 0,1% menjadi US$4.470,10 per ons pada pukul 07.04 waktu Singapura. Harga perak naik 0,1% menjadi US$73,95 per ons. Platinum melemah tipis, sementara paladium menguat. Indeks Bloomberg Dollar Spot bergerak datar setelah ditutup turun 0,1% pada sesi sebelumnya.

(bbn)

No more pages