Purbaya: Likuiditas Perbankan Lancar, Sinergi dengan BI Amat Baik
Mis Fransiska Dewi
21 July 2026 17:40

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan kondisi likuiditas perbankan amat baik saat ini. Hal ini merespons silang pendapat mengenai kondisi likuiditas perbankan nasional antara otoritas fiskal dengan moneter beberapa waktu lalu.
“Jadi kami dengan Bank Sentral berkomunikasi amat erat untuk masalah likuiditas. Sudah membaik sekarang,” kata Purbaya dalam konferensi pers APBN Kita, Selasa (21/7/2026).
Bendahara Negara tersebut juga menjelaskan komunikasi Kementerian Keuangan dan Bank Sentral amat baik. Dia menyebut akan bersinergi dengan Bank Indonesia (BI). Bahkan Wakil Menteri Keuangan Juda Agung yang sebelumnya menjabat Deputi Gubernur BI kerap mengikuti Rapat Dewan Gubernur (RDG).
“Tapi kita komunikasi terus dengan bank sentral jadi sinerginya amat bagus. Jadi untuk mengikatkan, mempererat koordinasi antara kami dengan bank sentral setiap RDG sekarang Pak Juda berangkat sana. Jadi gak ada missed yang terlalu besar,” tuturnya.
Perbedaan pendapat likuiditas ini sebelumnya dipicu oleh pernyataan Menteri Keuangan sekaligus Koordinator KSSK Purbaya Yudhi Sadewa. Purbaya melontarkan kritik indikator likuiditas yang kerap disebut melimpah (ample) oleh Kemenkeu, BI, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), maupun Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sejatinya tidak akurat, lantaran banyak bank di lapangan yang mengeluhkan seretnya pasokan dana tunai.



























