Tiru Brasil, Pabrik Gula RI Akan Dibuat ‘Swappable’ ke Bioetanol
Sabrina Mulia Rhamadanty
21 July 2026 11:40

Bloomberg Technoz, Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan Indonesia akan mengadopsi model pabrik gula yang bersifat fleksibel (swappable) seperti yang diterapkan di Brasil untuk mendukung penerapan program bioetanol E10 hingga E20.
Menurutnya, dengan konsep tersebut, fasilitas pengolahan tebu dapat mengalihkan fokus produksinya secara dinamis antara gula dan bioetanol; tergantung pada pergerakan harga komoditas di pasar global.
"Contoh di Brasil, di sana semua menggunakan mekanisasi dan industrinya bisa dibuat dua model. Begitu harga etanolnya naik, produksi akan dialihkan ke etanol. Namun, begitu harga gulanya naik, akan di-switch ke gula," ujar Bahlil saat ditemui awak media usai agenda Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Senin (20/7/2026).
Bahlil menjelaskan, model produksi ganda ini menjadi solusi strategis untuk menjaga fleksibilitas dan keberlanjutan pasokan bioetanol nasional tanpa mengorbankan kebutuhan gula dalam negeri.
Matangkan Konsep






























