Fokus Perang Iran, Harga Tembaga Ditutup di US$14.040,50/Ton
Redaksi
03 June 2026 12:15

Bloomberg Technoz, Jakarta - Harga tembaga ditutup melonjak di tengah pesimisme atas prospek kesepakatan untuk mengakhiri perang di Timur Tengah.
Kontrak berjangka tiga bulan naik di atas US$14.000 per ton, setelah naik 3% dalam dua sesi pembukaan minggu ini. Ketegangan tetap tinggi di tengah peningkatan serangan, termasuk serangan Iran terhadap Kuwait dan serangan AS yang menargetkan Pulau Qeshm, seperti dilaporkan Bloomberg News.
Tembaga telah terpukul oleh konflik tahun ini, di mana perang tersebut memicu ekspektasi kenaikan suku bunga untuk memerangi inflasi, langkah yang berpotensi mengurangi permintaan.
Namun, konflik tersebut telah membantu mengangkat harga aluminium ke level tertinggi empat tahun, setelah terjadi serangan terhadap produsen logam tersebut di Teluk Persia.
Pedagang logam merah ini juga waspada bulan ini terhadap keputusan tarif AS yang mungkin akan membuat pemerintah mengenakan bea masuk pada impor. Menjelang itu, stok tembaga di AS telah melonjak, memperketat kondisi di tempat lain.































