Logo Bloomberg Technoz

BPS melaporkan laju inflasi pada Mei 2026 tercatat sebesar 0,28% secara bulanan (month-to-month/mtm). Artinya, terdapat kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 111,09 pada April 2026 menjadi 111,4 pada Mei 2026.

Angka itu lebih besar dibanding proyeksi para ekonom yang memperkirakan inflasi hanya 0,12% secara bulanan. Realisasi inflasi juga lebih tinggi dibanding laju inflasi pada April yang sebesar 0.13% (mtm).

Berdasarkan data BPS, laju inflasi secara tahun ke tahun tercatat 3,08% dan secara tahun kalender terjadi inflasi 1,35%. 

Kelompok pengeluaran yang mempengaruhi inflasi yakni kelompok makanan, minuman, dan tembakau, dengan inflasi 0,39% dan memberi andil inflasi 0,12%.

"Komoditas dominan mendorong inflasi pada kelompok ini adalah cabai merah dengan andil inflasi 0,08%, minyak goreng dan bawang merah dengan andil masing-masing 0,04%," ujar Pudji dalam konferensi pers, Selasa (2/6/2026).

Selain itu, komoditas tomat memberi andil inflasi 0,03%, dan beras memberi andil inflasi 0,02%. 

(lav)

No more pages