Harga Emas Diproyeksikan Lanjut Tertekan, Dibayangi Arah Inflasi
Muhammad Fikri
19 July 2026 13:30

Bloomberg Technoz, Jakarta - Harga emas diproyeksikan masih dalam tekanan pada perdagangan pekan depan seiring pelaku pasar menantikan rilis data sentimen konsumen Amerika Serikat yang dinilai dapat memengaruhi arah dolar AS dan ekspektasi kebijakan suku bunga Federal Reserve (The Fed).
Analis Dupoin Futures Geraldo Kofit mengatakan secara teknikal harga emas masih berada dalam tren bearish setelah gagal mempertahankan pergerakan di atas area resistance.
Selama harga emas belum mampu menembus level tersebut, tekanan jual diperkirakan masih akan mendominasi.
"Buyer masih belum mampu mengambil alih kendali pasar. Selama harga belum mampu melakukan penutupan di atas area resistance, tren bearish diperkirakan masih berlanjut," kata Geraldo dalam risetnya, Minggu (19/7/2026)
Berdasarkan analisis Dupoin Futures, area support terdekat berada di level 3.942. Apabila tekanan jual berlanjut dan level tersebut ditembus, harga emas berpotensi melanjutkan pelemahan menuju kisaran 3.782.





























