Logo Bloomberg Technoz

Di sisi lain, jaksa penuntut menyebut Beran A berupaya membeli senjata secara ilegal, termasuk senapan mesin dan granat tangan, meski upaya itu gagal dilakukan. Aparat menilai rencana penyerangan tersebut berpotensi memicu korban massal apabila tidak berhasil digagalkan.

Psikiater pengadilan, Peter Hoffmann, mengatakan tidak ditemukan tanda gangguan mental pada terdakwa. Menurut dia, tidak ada penjelasan psikiatrik yang dapat menjelaskan proses radikalisasi pria muda tersebut.

Dalam persidangan yang berlangsung di Wiener Neustadt, Austria, Beran A menyampaikan penyesalan sebelum majelis juri melakukan musyawarah selama beberapa jam. 

Selain Beran A, pengadilan juga menjatuhi hukuman 12 tahun penjara kepada seorang pria lain bernama Arda K atas kasus terorisme berbeda yang tidak terkait langsung dengan rencana serangan konser tersebut.

Sebelumnya, Taylor Swift sempat menyinggung ancaman serangan itu dalam unggahan Instagram usai pembatalan konser di Austria. Ia mengaku sangat bersyukur kepada aparat keamanan karena ancaman tersebut berhasil dicegah sebelum memakan korban jiwa.

(dec)

No more pages