Logo Bloomberg Technoz

Alihkan Solar Jadi Avtur, RI Butuh Dana Modernisasi Kilang Rp60 T

Sabrina Mulia Rhamadanty
15 July 2026 12:40

Tangki bahan bakar jet atau avtur./Bloomberg-Dado Galdieri
Tangki bahan bakar jet atau avtur./Bloomberg-Dado Galdieri

Bloomberg Technoz, Jakarta – Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) mengestimasikan kebutuhan investasi modernisasi kilang untuk merealisasikan rencana pemerintah mengonversi surplus solar domestik menjadi bahan bakar jet atau jet fuel alias avtur mencapai Rp60 triliun.

Sekretariat Nasional (Seknas) Fitra Badiul Hadi menjelaskan opsi pembaruan teknologi atau revamping pada kilang eksisting milik PT Pertamina (Persero) membutuhkan biaya yang relatif lebih rendah alih-alih membangun proyek kilang dari awal.

“Data program refinery development master plan [RDMP] menunjukkan bahwa modernisasi satu unit kilang memerlukan pendanaan berkisar antara US$1—US$4 miliar atau sekitar Rp15—Rp60 triliun, tergantung skala kapasitas penampungan serta kompleksitas teknologi yang diterapkan,” ungkap Badiul saat dihubungi, Rabu (15/7/2026). 

Fasiligas RDMP di Kilang Balikpapan yang diresmikan Senin (12/1/2026). (Bloomberg Technoz/Azura Yumna)

Sebagai contoh riil di lapangan, proyek RDMP Balikpapan menelan investasi sekitar US$4 miliar, sementara RDMP Balongan menyerap dana berkisar antara US$3 miliar hingga US$4 miliar.

Adapun, pengembangan unit pengolahan tingkat lanjut spesifik seperti hydrocracker saja biayanya dapat melampaui US$1 miliar.