Logo Bloomberg Technoz

Asumsi Rupiah 2027 Rp16.800-Rp17.500/US$ Bukti Keseimbangan Baru

Mis Fransiska Dewi
29 May 2026 11:07

Karyawan menunjukkan mata uang rupiah dan dolar AS di tempat penukaran mata uang, Jakarta, Selasa (12/5/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan menunjukkan mata uang rupiah dan dolar AS di tempat penukaran mata uang, Jakarta, Selasa (12/5/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pengamat ekonomi berpandangan target nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang berada di kisaran Rp16.800/US$ hingga Rp17.500/US$ dalam dokumen Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) Tahun Anggaran 2027 cukup realistis namun sangat bersyarat. 

Menurut Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede, pemerintah tampaknya sudah mengakui bahwa rupiah berada pada titik keseimbangan baru yang lebih lemah dibanding asumsi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 yang masih berada di level Rp16.500/US$. 

“Jadi, rentang KEM-PPKF 2027 bukan asumsi yang terlalu optimistis seperti mengharapkan rupiah kembali ke Rp15.000-an, tetapi juga bukan asumsi yang sangat konservatif karena batas atasnya masih Rp17.500,” kata Josua dikutip Jumat (29/5/2026). 


Keseimbangan Baru 

Josua menjelaskan klaim bahwa rupiah sudah berada di titik keseimbangan baru perlu dibaca hati-hati. Rupiah bisa saja berada pada keseimbangan baru yang lebih lemah karena beberapa perubahan struktur, di antaranya: Suku bunga global lebih tinggi, dolar AS masih kuat, harga minyak lebih mahal, kebutuhan impor energi besar, permintaan dolar musiman meningkat, dan premi risiko Indonesia naik akibat kekhawatiran fiskal serta pasar keuangan.