Waspada Penyakit Antraks, Pemotongan Kurban Harus Diperhatikan
Dinda Decembria
14 May 2026 19:00

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit zoonosis atau penyakit yang menular dari hewan ke manusia menjelang Hari Raya Idul Adha 2026. Salah satu penyakit yang menjadi perhatian adalah antraks yang dapat menular melalui hewan ternak.
Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan, Andi Saguni, mengatakan kewaspadaan perlu ditingkatkan terutama pada proses penanganan hewan kurban mulai dari pembelian hingga pengolahan daging.
“Kementerian Kesehatan menyampaikan perlunya kewaspadaan terhadap penyakit zoonosis dari hewan ternak pada saat Hari Raya Kurban Idul Adha,” kata Andi Saguni di Gedung Bakom, Jakarta Pusat, dikutip Kamis (14/5).
Ia menjelaskan, antraks disebabkan oleh bakteri Bacillus anthracis yang memiliki kemampuan membentuk spora sehingga dapat bertahan lama di lingkungan. Kondisi ini membuat potensi penularan masih perlu diwaspadai, khususnya pada wilayah yang memiliki riwayat kasus antraks.
Berdasarkan data Kemenkes, jumlah kasus dan kematian akibat antraks pada manusia menunjukkan tren menurun dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2023 tercatat 81 kasus dengan tiga kematian. Sementara pada 2024 terjadi penurunan menjadi satu kematian, dan hingga 2025 serta 2026 jumlah kasus maupun kematian terus menurun.



























