DPR Sebut Masyarakat Salah Paham Soal Rupiah Lemah & Krisis 1998
Sultan Ibnu Affan
25 May 2026 16:40

Bloomberg Technoz, Jakarta - Ketua Komisi XI DPR Muhammad Misbakhun mengklaim banyak kalangan masyarakat salah paham soal fenomena pelemahan nilai tukar rupiah yang sempat melemah hingga level terendah sepanjang sejarah di atas Rp17.500/US$.
Menurut dia, sejumlah masyarakat memandang bahwa Indonesia akan kembali mengalami krisis ekonomi seperti yang terjadi pada 1998 silam. Misbakhun menilai hal tersebut keliru.
"Walaupun masyarakat salah, sering salah mengartikan tentang nilai tukar rupiah kita. Rupiah kita benar berada di level 17.600 dan orang selalu membandingkan dengan krisis 1998," katanya di Jakarta, Senin (25/5/2026).
Memang, kata dia, kala 1998 itu rupiah sempat mendekati level Rp17.000, bahkan hingga sempat menyentuh Rp19.000 dari semula yang masih berada di level sekitar Rp2.00/US$. Itu berarti mengalami kenaikan ratusan persen atau berkali-kali lipat.
Sementara itu, pelemahan rupiah belakangan ini berangkat dari level yang sudah cukup tinggi, yakni dikisaran Rp16.800-Rp16.900-an/US$. Dengan kata lain, perbandingan kenaikannya secara persentase masih sangat jauh atau minim jika disamakan saat masa krisis 1998.





























