Logo Bloomberg Technoz

Kementerian ESDM Siapkan Kuota Tambahan Batu Bara untuk PLN

Sabrina Mulia Rhamadanty
11 July 2026 09:00

Tumpukan batu bara di Pelabuhan Cirebon di Jawa Barat, Indonesia./Bloomberg-Dimas Ardian
Tumpukan batu bara di Pelabuhan Cirebon di Jawa Barat, Indonesia./Bloomberg-Dimas Ardian

Bloomberg Technoz, Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah mempersiapkan tambahan kuota produksi batu bara melalui revisi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) demi menjaga keandalan pasokan listrik di dalam negeri. 

Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara (Dirjen Minerba) Kementerian ESDM Tri Winarno menegaskan penambahan alokasi ini dilakukan secara selektif, dan hanya untuk PT PLN (Persero). 

"Untuk yang batu bara [tambahan] hanya diperuntukkan untuk yang PLN. Itu aja," ungkap Tri saat ditemui awak media di kantor Kementerian ESDM, Jumat (10/7/2026), petang.


Terkait dengan tenggat waktu pengajuan revisi RKAB yang dibatasi hingga 31 Juli 2026, Tri mempersilakan para pelaku usaha untuk mengajukan permohonan. Ditjen Minerba akan menyaring secara ketat setiap pengajuan yang masuk.

"Enggak, enggak [menunggu sampai 31 Juli]. Ya silakan masukin, silakan. Kalau misalnya ini [tidak sesuai] kan tinggal ditolak-tolakin doang. Jangan sampai ada oversupply. Itu aja," tambah Tri.

Batu bara di atas tongkang dimuat ke truk di Pelabuhan Cirebon, Jawa Barat, Indonesia./Bloomberg-Dimas Ardian