Logo Bloomberg Technoz

Terkait dengan target pemulihan, Yuliot menyebut Kementerian ESDM bersama PT PLN (Persero) masih memerlukan waktu untuk membangkitkan kembali sistem satu per satu. 

“Secara teknis PLTU memerlukan waktu sekitar 12 jam, dan itu kita lakukan. Kami dari Kementerian SDM menurunkan tim ke lapangan untuk mengecek. Alhamdulillah dalam jangka waktu ini sesuai dengan apa yang kita koordinasikan dengan PLN, bisa fully 100%,” tambahnya.

Ihwal potensi ganti rugi daripada kejadian blackout Sumatra kali ini, Yuliot bilang kementerian masih mengecek mengenai potensi ganti rugi kepada pelanggan.

“Di PLN kan ada regulasinya, kami akan cek terlebih dahulu [ganti ruginya],” jelasnya. 

Terkait dengan pemadaman serentak ini, Badan Reserse Kriminal Kepolisian Negara Republik Indonesia (Bareskrim) sebelumnya telah melakukan langkah investigasi. 

Wakabareskrim Polri Irjen Pol Nunung Syaifuddin mengatakan polisi telah menemukan adanya kabel transmisi yang putus di sekitar menara transmisi di Desa Tempino, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi.

Namun, polisi memastikan tidak ada unsur kesengajaan hingga sabotase yang menyebabkan putusnya kabel transmisi tersebut. Hal ini terjadi karena kerusakan atau putusnya kabel jaringan tidak rapi. 

Nunung meyakini potongan kabel jaringan yang terputus akan berbentuk rapi jika memang terdapat sabotase.

“Kami tekankan kepada seluruh masyarakat kami imbau agar tetap tenang dan tidak resah serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya serta adanya narasi-narasi yang menyesatkan bahwa seolah-olah ini adalah sabotase,” ujar Nunung dalam konferensi pers yang disiarkan secara daring, Senin (25/5/2026).

Nunung mengatakan polisi masih melakukan pendalaman terhadap dugaan sementara penyebab terputusnya kabel transmisi dengan beberapa kemungkinan.

Misalnya, faktor mekanik akibat gesekan dan pengaruh angin; faktor panas akibat sambungan longgar yang menimbulkan rongga; hingga faktor tarikan atau goyangan akibat cuaca ekstrem.

Untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut, bagian kabel transmisi yang putus telah diamankan.

Saat ini, kabel tersebut berada dalam penanganan Pusat Laboratorium Forensik Polri untuk diperiksa dan dianalisis lebih lanjut sehingga penyebab pasti terjadinya kerusakan bisa diketahui.

“Seluruh proses investigasi kami lakukan secara profesional, transparan, dan komprehensif untuk memastikan penyebab utama kejadian secara ilmiah dan akuntabel, sehingga kami melibatkan Puslabfor untuk lebih meyakinkan secara ilmiahnya,” ujar dia.

“Saat ini kondisi sistem kelistrikan di wilayah Sumatra telah berhasil dipulihkan sepenuhnya dan berdasarkan keterangan resmi dari PT PLN, pasokan listrik di seluruh wilayah Sumatera telah kembali 100% serta beroperasi dengan aman dan stabil.”

Disisi lain, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan bahwa saat ini suplai daya sebesar 5.579 megawatt (MW) telah berhasil dipasok ke 1.770 jaringan distribusi pelanggan yang sebelumnya terdampak di Sumatra.

“Kami langsung mengawal proses penormalan di lapangan, dan saat ini sistem kelistrikan Sumatra sudah normal kembali. PLN terus melanjutkan proses penyalaan listrik hingga ke seluruh pelanggan,” ujar Darmawan.

(smr/wdh)

No more pages