SUN Tenor 1 Tahun Turun ke 7,24%, Tak Lagi Terbalik
Redaksi
10 July 2026 12:49

Bloomberg Technoz, Jakarta - Aksi beli mewarnai pasar Surat Utang Negara (SUN) pada sesi perdagangan Jumat (10/7/2026) siang hingga 11:44 WIB. Setelah kemarin sempat mengalami inverted yield (kurva terbalik), berangsur-angsur yield tenor 1 tahun kembali turun dengan adanya bull steepening yang ditandai penurunan yield cukup tajam pada tenor pendek daripada tenor panjang.
Melansir data Bloomberg, yield tenor 1 tahun turun 15 basis poin (bps) ke 7,24%, disusul tenor 3 tahun yang mengalami penurunan yield 5,4 bps menjadi 7,18%. Kemudian, yield tenor 5 tahun turun 3,8 bps menjadi 7,18%, dan tenor 10 tahun juga turun 3,9 bps menjadi 7,24%.
Inverted yield alias kurva terbail yang sempat muncul pada sesi perdagangan kemarin mulai mereda. Yield tenor 1 tahun kini seudah berada di bawah tenor 20 tahun 7,28%, meskipun masih lebih tinggi dibanding tenor 2 hingga 10 tahun yang berada di kisaran 7,18-7,25%.
Hal ini menunjukkan bahwa struktur kurva sepertinya belum sepenuhnya kembali normal, meski tekanan pada tenor pendek mulai berkurang.
Lionel Priyadi, Fixed Income & Macro Strategist Mega Capital Sekuritas, menyebut pergerakan yield hari ini didorong oleh pembelian SUN oleh investor perbankan, terutama dari bank-bank Himbara menggunakan dana sisa injeksi Saldo Anggaran Lebih (SAL) dari Kementerian Keuangan senilai Rp120 triliun dari total Rp400 triliun.






























